Diaz kali ini posting tentang bagaimana kita ngecek kondisi blog kita disearch engine. Buat kamu yang punya blog,
postingan ini wajib dibaca. Sebab, kamu tidak bakalan tau bagaimana
kondisi blog mu di search engine. Maka dari itu, 4-jie akan share tips
blogging cara mengecek kondisi blogmu di search engine. Jadi, dengan
mengetahui kondisi blog kita masing-masing, maka akan mudah untuk
memperbaiki kesalahan yangn ada didalamnya. Langsung saja, berikut ini
tips mengecek kondisi blogmu di search engine :
Cek Kondisi Blogmu DI Search Engine
Posted by Unknown
Posted on 10.15
with No comments
Label:
Tutorial Blogspot
Berada Diposisi Berapa Blog Anda
Posted by Unknown
Posted on 09.55
with No comments
Berada di posisi berapa blog anda? itulah yang Diaz tanyakan karena sekarang sedang maraknya kontes SEO yang berhadiahnya sangatlah besar. mungkin anda bingung dan bertanya-tanya karena tidak tahu berada di posisi berapa kita.
Label:
Tutorial Blogspot
SEO OnPage Blogger Kini Lebih Mudah
Posted by Unknown
Posted on 09.50
with No comments
Pada TUTORIAL BLOGSPOT kali ini Diaz akan menjelaskan bahwa SEO OnPage Blogger Kini Lebih Mudah – Tim blogger / blogspot rupanya kini mulai peduli dengan urusan SEO untuk flatform mereka, ini terbukti dengan hadirnya fitur-fitur yang memudahkan penggunanya dalam hal SEO.
Berikut beberapa catatan kang Rohman mengenai beberapa fitur blogger yang berhubungan dengan SEO :
Meta Deskripsi Blog
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa deskripsi blog sangat berpengaruh terhadap SEO. Sebelum diluncurkannya fitur meta deskripsi, kang rohman memasang meta tag deskripsi yang dinamis agar lebih SEO friendly. Namun sekarang itu semua tidak perlu lagi karena anda tinggal mengaktifkan dan memasang deskripsi pada menu setelan :
Login » Setelan » Preferensi Penelusuran » Deskripsi
Deskripsi tersebut berlaku untuk homepage. Sedangkan untuk deskripsi postingan, anda dapat menuliskan sesuka hati sehingga dapat lebih terarah dalam menargetkan keyword.
Pengalihan Khusus (redirect)
Untuk postingan yang telah usang ataupun mempunyai topik yang sama, anda dapat menghapusnya kemudian mengalihkan (redirect) ke artikel yang baru sehingga pengunjung tidak akan kehilangan isi blog anda.
Login » Setelan » Preferensi Penelusuran » Pengalihan Khusus
robots.txt khsusus
Dulu, sangat tidak mungkin untuk membuat file robots.txt di blogger, namun semua itu kini sudah menjadi kenyataan sehingga kita dapat lebih mengintrol file mana saja yang boleh diakses Search engine dan mana saja yang tidak boleh di akses.
Tag header robot khusus
Untuk membuat beberapa aturan bagi search engine seperti noindex arsip dan sebagainya, kini tidak perlu memasang kode meta tag yang kadang menyulitkan, anda tinggal klik sesuai dengan keinginan.
Tidak hanya berlaku untuk homepage, tag header bisa juga berlaku untuk setiap post.
Mengubah Post Permanen Link
Permalink adalah sesuatu yang sangat berpengaruh pada SEO. Kini blogger sudah support fitur mengubah alamat permalink posting kita sehingga sesuai dengan keinginan.
Memasang Alt dan Title pada image
Salah satu cara agar gambar yang kita pasang di blog lebih SEO friendly adalah dengan memasang alt pada gambar tersebut. Kini untuk memasang alt serta title pada image tinggal klik gambar tersebut lalu pilih properties
Nofollow Post link
Bila anda ingin membuat link ke situs tertentu, namun takut berefek buruk, anda dapat membuat link tersebut menjadi nofollow.
Sepertinya blogger tidak ingin ketinggalan dengan flatform lain yang dianggap lebih user friendly dan SEO. Kita tunggu saja fitur baru apalagi yang akan diciptakan oleh team blogger / blogspot untuk lebih memanjakan penggunanya.
Semoga artikel Diaz ini bisa bermanfaat untuk sobat-sobat blogger sekalian.Jika sobat mempunyai pertanyaan,kritik ataupun saran,silahkan tulis di kolom komentar yang berada di bawah postingan.Sampai jumpa di TUTORIAL BLOGSPOT berikutnya.
Label:
Tutorial Blogspot
Cara Memasang meta tag di blogspot
Posted by Unknown
Posted on 09.39
Diaz pada kesempatan kali ini akan membahas Cara Memasang meta tag di blogspot dengan benar.Mungkin ada beberapa teman blogger yang belum mengetahui kenapa kita harus memasang meta tag.Meta tag ini adalah salah satu dari bebagai SEO (search engine optimization),jadi agar blog kita ingin mempunyai posisi di mata search engine,maka kita harum memasang meta tag di template blog kita.
Mau tahu caranya?.Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :
*Login ke akun blogger sobat
*Pilih/klik menu RANCANGAN
*Lalu Klik Edit HTML
*Cari kode <b:skin><![CDATA[/*
agar lebih mudah mencarinya,gunakan Ctrl+F pada keyboard sobat.
*Jika sudah ketemu,masukan kode di bawah ini tepat di atas kode <b:skin><![CDATA[/*
*Kemudian klik SIMPAN TEMPLATE
*Selesai
Opsss...!! jangan lupa selanjutnya untuk tulisan DESKRIPSI dan KEYWORD,silahkan kamu ganti dengan
deskripsi dan keyword blog kamu.Untuk keyword,sebaiknya kamu pilih
kata kunci(keyword) yang sesuai dengan blog kamu.Contoh,misalkan blog kamu isinya adalah aplikasi komputer,keyword yang bagus dan tepat
untuk blog sobat adalah kata-kata yang berhubungan dengan komputer,misalnya tips antivirus,windows,dll....satu lagi jangan lupa pisahkan setiap keyword dengan tanda koma (,).
Label:
Tutorial Blogspot
EDANE
Posted by Unknown
Posted on 07.31
with No comments
Halo rockers... jumpa lagi dengan Diaz. Kali ini aku membahas band rock Indonesia EdanE
EdanE adalah grup musik beraliran hard rock dan heavy metal Indonesia asal Jakarta yang mulai berkarya sejak tahun 1991. EdanE dikenal dengan permainan gitar edan dari Eet Sjahranie, personil motornya yang pernah sepanggung dengan musikus-musikus legendaris Indonesia seperti God Bless, Iwan Fals, dan Sawung Jabo.
Nama EdanE berasal dari singkatan nama Eet Sjahranie dan Ecky Lamoh, yang akhirnya menjadi E dan E. Saat terbentuk tahun 1991, EdanE terdiri atas Eet Sjahranie (gitar), Ecky Lamoh (vokal), Iwan Xaverius (bass), dan Fajar Satriatama (drum).
Setelah ikut bersama EdanE dalam merilis album pertama, "The Beast" (1992), Ecky sebagai vokalis meninggalkan EdanE, namun EdanE tak berganti nama. Heri Batara (Ucok) masuk untuk menggatikan Ecky, tapi tak lama kemudian juga meninggalkan EdanE. Posisinya diambil alih oleh Trison Manurung, mantan vokalis band Roxx.
Pada pertengahan tahun 2003, EdanE kembali mengalami pergantian vokalis, pada 9 Juli 2003 Trison mengundurkan diri dari EdanE, yang diikuti berita simpang siur mengenai pengunduran dirinya. Setelah Trison mengundurkan diri, EdanE mendapatkan vokalis baru, mantan anggota Razzle Band yaitu Robby Matulandi, yang biasa membawakan lagu-lagu dari Guns n Roses, grup musik rock asal Amerika Serikat. Dengan hadirnya Robby sebagai vokalis, EdanE kembali mengusung musik beraliran hard rock dengan menonjolkan kemampuan individual masing-masing personilnya di album mereka. Menurut Eet Sjahranie, pergantian vokalis ini sering terjadi karena sejak pembuatan album Borneo, di antara personel EdanE terdapat ketidakseimbangan dalam hal memenuhi tuntutan musik EdanE.
EdanE telah merilis enam album, antara lain The Beast (1992), Jabrik (1994), Borneo (1996), (1999), 170 Volts (2002), dan Time To Rock (2005), dimana Album 9299 (Aquarius Musikindo) merupakan kompilasi lagu baru dan lagu lama, dengan lagu "Untuk Dunia", "Dengarkan Aku", dan "Rock On" yang menjadi hit single. Lagu lama yang masuk antara lain "Jabrik", "Ikuti" dan "Borneo" yang sarat dengan unsur etnik Dayak.
Aliran musik EdanE adalah hard rock, walaupun Eet lebih suka menyebutnya rock saja. Menurut Eet dan Fajar, proses penciptaan musik EdanE banyak bertolak dari rif-rif yang dimainkan di studio yang kemudian berkembang menjadi komposisi dan akhirnya lagu, inilah sebabnya penggarapan album EdanE selalu lama. Untuk satu album EdanE bisa menghabiskan lebih dari seratus shift, jumlah yang cukup banyak bagi grup musik lain.
Sejak dirintis tahun 1991, manajemen EdanE telah berpindah dari tangan ke tangan. Saat pertama terbentuk ditangani oleh Ali Akbar, kemudian pindah ke Jimmy Doto, lalu ke Aci, dan pernah pula ditangani sendiri. Saat ini manajemen EdanE dipegang oleh Heri Batara dengan Rock On Management-nya.
Group EdanE pernah menjalankan kontrak dengan Sony BMG. Setelah lepas, mereka bergabung dengan Log Management yang dipimpin oleh Log Zhelebour. Log Zhelebour telah mengenal Eet Sjahranie sejak tahun 1989, pada saat Eet masih bergabung dengan grup musik God Bless dan menelurkan album "Raksasa" (1989) dan "Apa Kabar" (1997).
EdanE adalah grup musik beraliran hard rock dan heavy metal Indonesia asal Jakarta yang mulai berkarya sejak tahun 1991. EdanE dikenal dengan permainan gitar edan dari Eet Sjahranie, personil motornya yang pernah sepanggung dengan musikus-musikus legendaris Indonesia seperti God Bless, Iwan Fals, dan Sawung Jabo.
Nama EdanE berasal dari singkatan nama Eet Sjahranie dan Ecky Lamoh, yang akhirnya menjadi E dan E. Saat terbentuk tahun 1991, EdanE terdiri atas Eet Sjahranie (gitar), Ecky Lamoh (vokal), Iwan Xaverius (bass), dan Fajar Satriatama (drum).
Setelah ikut bersama EdanE dalam merilis album pertama, "The Beast" (1992), Ecky sebagai vokalis meninggalkan EdanE, namun EdanE tak berganti nama. Heri Batara (Ucok) masuk untuk menggatikan Ecky, tapi tak lama kemudian juga meninggalkan EdanE. Posisinya diambil alih oleh Trison Manurung, mantan vokalis band Roxx.
Pada pertengahan tahun 2003, EdanE kembali mengalami pergantian vokalis, pada 9 Juli 2003 Trison mengundurkan diri dari EdanE, yang diikuti berita simpang siur mengenai pengunduran dirinya. Setelah Trison mengundurkan diri, EdanE mendapatkan vokalis baru, mantan anggota Razzle Band yaitu Robby Matulandi, yang biasa membawakan lagu-lagu dari Guns n Roses, grup musik rock asal Amerika Serikat. Dengan hadirnya Robby sebagai vokalis, EdanE kembali mengusung musik beraliran hard rock dengan menonjolkan kemampuan individual masing-masing personilnya di album mereka. Menurut Eet Sjahranie, pergantian vokalis ini sering terjadi karena sejak pembuatan album Borneo, di antara personel EdanE terdapat ketidakseimbangan dalam hal memenuhi tuntutan musik EdanE.
EdanE telah merilis enam album, antara lain The Beast (1992), Jabrik (1994), Borneo (1996), (1999), 170 Volts (2002), dan Time To Rock (2005), dimana Album 9299 (Aquarius Musikindo) merupakan kompilasi lagu baru dan lagu lama, dengan lagu "Untuk Dunia", "Dengarkan Aku", dan "Rock On" yang menjadi hit single. Lagu lama yang masuk antara lain "Jabrik", "Ikuti" dan "Borneo" yang sarat dengan unsur etnik Dayak.
Aliran musik EdanE adalah hard rock, walaupun Eet lebih suka menyebutnya rock saja. Menurut Eet dan Fajar, proses penciptaan musik EdanE banyak bertolak dari rif-rif yang dimainkan di studio yang kemudian berkembang menjadi komposisi dan akhirnya lagu, inilah sebabnya penggarapan album EdanE selalu lama. Untuk satu album EdanE bisa menghabiskan lebih dari seratus shift, jumlah yang cukup banyak bagi grup musik lain.
Sejak dirintis tahun 1991, manajemen EdanE telah berpindah dari tangan ke tangan. Saat pertama terbentuk ditangani oleh Ali Akbar, kemudian pindah ke Jimmy Doto, lalu ke Aci, dan pernah pula ditangani sendiri. Saat ini manajemen EdanE dipegang oleh Heri Batara dengan Rock On Management-nya.
Group EdanE pernah menjalankan kontrak dengan Sony BMG. Setelah lepas, mereka bergabung dengan Log Management yang dipimpin oleh Log Zhelebour. Log Zhelebour telah mengenal Eet Sjahranie sejak tahun 1989, pada saat Eet masih bergabung dengan grup musik God Bless dan menelurkan album "Raksasa" (1989) dan "Apa Kabar" (1997).
Salam tiga jari... semoga bermanfaat.
Label:
Musik
U'Camp
Posted by Unknown
Posted on 06.54
with No comments
Kali ini Diaz posting band rock U'Camp yang terbentuk sekitar 1990-an di Bandung, merupakan band rock
yang pada awalnya beranggotakan Iram (Gitar), Sandy (Drum), Rudi
(Vokal), Erry (Bass), OVY (Gitar). Usai kehilangan dua personel, yaitu
Sandy (sekarang tergabung dalam PAS band) serta Ovy (sekarang tergabung
dalam /riff), U'Camp Band vakum.
"Kita sempat vakum hampir satu dasawarsa karena kita kehilangan dua
personel, yaitu Sandy dan OvY. Selain itu, kita butuh waktu untuk
mencari penggantinya," ungkap Iram sang gitaris saat ditemui okezone di
kawasan Kemang Jakarta Selatan, belum lama ini.
Tak mau berhenti
berkreasi, ditambah kecintaan mereka pada musik rock mengobarkan
semangat Iram untuk menghidupkan kembali U'Camp Band. Dia juga menemukan
titik cerah setelah pertemuannya dengan Ozy (Bas), Arie (Drum), Dimmy
(Gitar), dan Dhino (Vokal).
"U'Camp bukan untuk didirikan lagi tetapi kita sebatas meneruskan,
kurang lebih kita sepuluh tahun vakum diakibatkan karena teman kita
sudah punya band lain," ujar Iram.
Iram menambahkan, formasi baru U'Camp Band
semakin menambah kematangan dan kedewasaan dalam menghasilkan karya.
Dengan darah dan jiwa baru, U'Camp siap kembali ke kancah musik
Indonesia dan bersaing dengan band-band rock papan atas lainnya.
Tak hanya Iram, Dhino sang vokalis, juga menjelaskan optimismenya
bahwa U'Camp mampu menembus pasar musik Indonesia. Hal itu diakui Dhino
karena jenis musik yang mereka usung masih beraliran rock kental khas U'Camp Band.
"Kita ingin memainkan seperti dulu dan kita tidak mau mencoba untuk pindah jalur," ungkapnya.
Sedikit memberi bocoran, grup band yang terkenal dengan lagu Bayangan
itu akan meluncurkan album baru berjudul Apa Kabar. Uniknya, U'Camp
akan menyelipkan hits mereka, Bayangan pada album baru tersebut.
"Lagu Bayangan tetap kita masukkan pada album baru kami. Namun, lagu
tersebut mengalami perubahan yaitu aransemennya kita buat yang baru,"
ujar Ozy dan Dimmi kompak.
Perlu diketahui dalam album Apa Kabar ini terdapat 10 lagu. Mereka
menjadikan lagu Bayangan sebagai single andalan dan menyiapkan video
klip untuk itu.
Sekdar diketahui, sejarah U'Camp bermula di tahun 1993 saat mereka
merilis album Bayangan. Menjelang masa-masa vakum, mereka sempat
mengeluarkan sebuah album kompilasi bertitel Kuingin pada tahun 1997.
Pada tahun yang sama mereka juga menghadirkan album Melangkah.
Bayangan (1992)
Masih Ada (1995)
Aku Cinta (1997)
Kuingin (1998)
Apa Kabar (2008)
Label:
Musik
God Bless
Posted by Unknown
Posted on 06.31
with No comments
God Bless
Latar belakang
Asal : Jakarta, Indonesia
Genre : Rock, Rock Progresif
Tahun aktif : 1973 - sekarang
Label : Nagaswara
Situs web : Nagaswara Records
Serigala Jalanan
Anggota
Ahmad Albar (vokal)
Ian Antono (gitar)
Donny Fattah Gagola (bass)
Yaya Moektio (drums)
Abadi Soesman (kibor)
Mantan anggota
Eet Sjahranie (gitar)
Teddy Sujaya (drum)
Jockie Surjoprajogo (kibor)
Dedy Dores (Gitar)
Keenan Nasution (drum)
Gilang Ramadhan (drum)
Indra Ras (kibor)
Berdirinya God Bless berawal dengan kembalinya Ahmad "Iyek" Albar
kembali ke Tanah Air setelah beberapa tahun tinggal di Belanda, ia pun
berangan-angan membentuk band sendiri yang lebih serius. Beliau kembali
dari Belanda bersama dengan Ludwig Lemans (gitaris Clover Leaf, band
Iyek ketika masih di Belanda). Iyek lalu mengajak (almarhum) Fuad Hassan
(drum) dan Donny Fattah (bass) untuk membentuk band. Inilah yang
melatarbelakangi berdirinya Crazy Wheels, sebelum akhirnya band tersebut
- yang mengadakan konser perdananya di TIM (Taman Ismail Marzuki) lalu
mengikuti pentas musik "Summer '28", semacam pentas 'Woodstock' ala
Indonesia di Ragunan, Jakarta, yang diikuti berbagai band dari
Indonesia, Malysia dan Filipina - mengubah namanya menjadi God Bless
pada tanggal 5 Mei 1973.
Jockie Surjoprajogo (keyboard) sendiri baru
bergabung dengan Crazy Wheels/God Bless pada awal tahun 1973. Beliau
dimaksudkan sebagai pengganti Deddy Dores - yang sempat bergabung dengan God Bless namun tidak bertahan lama dalam band tersebut karena harus
mengurus bandnya sendiri, Rhapsodia. Namun Jockie juga tidak bisa
bertahan lama. Posisi beliau pun digantikan oleh (almarhum) Soman Lubis.
Pada bulan Juni 1974, Fuad Hasan dan Soman Lubis (keyboard) mengalami kecelakaan lalu lintas di Tugu Pancoran, Jakarta Selatan. God Bless pun melalui masa berkabung. Ditambah lagi, sang gitaris Ludwig Lemans juga memutuskan untuk keluar dari God Bless. Dengan demikian, personil yang tersisa tinggal Ahmad Albar dan Donny Fattah. Untuk mengisi kekosongan pada kibor, mereka mengajak Jockie untuk bergabung kembali. Jockie lantas mengajak Ian Antono (gitar) dan Teddy Sujaya (drum) untuk bergabung dengan God Bless.
Untuk mengenang Fuad Hassan dan Soman Lubis, God Bless tampil di TIM dengan tema mengenang seratus hari Fuad Hasan dan Soman Lubis dengan atraksi mengusung peti mati diatas panggung.
Pada awalnya, God Bless bukanlah band yang memiliki lagu. Mereka hanya band yang biasa membawakan lagu-lagu orang lain, seperti Kansas, Easy Beast, Genesis, Deep Purple, pada setiap penampilan mereka. Proses masuknya band legendaris ini kedalam dapur rekaman dimulai dengan coba-coba. Mereka menulis lagu, dan lantas merekamnya. Mereka merekamnya di sebuah studio yang dikelola oleh Alex Kumara (ahli broadcast). Rekaman-rekaman ini bisa sampai ke telinga PT Aquarius Musikindo karena Suryoko - bos Aquarius - sering belajar gitar di rumah Ian. Mereka berdua memang sudah bersahabat sejak lama. Dan pada tahun 1975, God Bless merilis album perdananya.
Pada bulan Juni 1974, Fuad Hasan dan Soman Lubis (keyboard) mengalami kecelakaan lalu lintas di Tugu Pancoran, Jakarta Selatan. God Bless pun melalui masa berkabung. Ditambah lagi, sang gitaris Ludwig Lemans juga memutuskan untuk keluar dari God Bless. Dengan demikian, personil yang tersisa tinggal Ahmad Albar dan Donny Fattah. Untuk mengisi kekosongan pada kibor, mereka mengajak Jockie untuk bergabung kembali. Jockie lantas mengajak Ian Antono (gitar) dan Teddy Sujaya (drum) untuk bergabung dengan God Bless.
Untuk mengenang Fuad Hassan dan Soman Lubis, God Bless tampil di TIM dengan tema mengenang seratus hari Fuad Hasan dan Soman Lubis dengan atraksi mengusung peti mati diatas panggung.
Pada awalnya, God Bless bukanlah band yang memiliki lagu. Mereka hanya band yang biasa membawakan lagu-lagu orang lain, seperti Kansas, Easy Beast, Genesis, Deep Purple, pada setiap penampilan mereka. Proses masuknya band legendaris ini kedalam dapur rekaman dimulai dengan coba-coba. Mereka menulis lagu, dan lantas merekamnya. Mereka merekamnya di sebuah studio yang dikelola oleh Alex Kumara (ahli broadcast). Rekaman-rekaman ini bisa sampai ke telinga PT Aquarius Musikindo karena Suryoko - bos Aquarius - sering belajar gitar di rumah Ian. Mereka berdua memang sudah bersahabat sejak lama. Dan pada tahun 1975, God Bless merilis album perdananya.
Menjelang pembuatan album kedua, Jockie
Surjoprajogo keluar dari formasi, posisinya kemudian diambil alih oleh
Abadi Soesman yang bergabung tahun 1979 dan ikut terlibat di pembuatan
album Cermin (1980). Berbeda dengan album sebelumnya yang rekaman jalan
sambil menyelesaikan materi lagu, Album Cermin (1980) dikonsep dan
dipersiapkan secara matang beberapa bulan sebelum masuk rekaman. Pada
album ini, konsep musik God Bless sedikit berubah menghadirkan ramuan
aransemen lagu-lagunya terkesan lebih rumit, disamping membutuhkan skill
masing-masing personil yang tinggi juga kekompakan dalam memainkannya,
seperti lagu Musisi, Anak Adam, Selamat Pagi Indonesia atau Sodom
Gomorah. Bahkan ketika rekaman, Teddy Sunjaya tidak menggunakan
metronome seperti kebanyakan rekaman yang lain. Album Cermin pun
merupakan representasi dari pemberontakan God Bless terhadap dominasi
industri rekaman ketika itu yang selalu mencekokkan komersialisme atas
tuntutan pasar yang ketika itu sedang didominasi musik pop yang
bertemakan cinta dalam pandangan secara sempit. Album ini sering
disebut-sebut sebagai album God Bless paling idealis dan terbaik dari
sisi musikalitasnya. Dan menjadi barometer kwalitas sebuah band rock
waktu itu, manakala mampu memainkan lagu-lagu dari album Cermin. Dua
tahun setelah album Cermin dirilis, Abadi Soesman mengundurkan diri.
Pada sekitar tahun 1980-an, salah satu promotor rock asal Surabaya, Log Zhelebour mulai gencar mementaskan festival rock di Indonesia, dan mulailah membangunkan God Bless dari "tidur panjangnya" dengan menjadikan lagu-lagu God Bless sebagai lagu "wajib" juga personilnya menjadi juri di festival yang akhirnya banyak melahirkan band-band rock di Indonesia, seperti Grass Rock, Elpamas, sampai Slank.
Dari sekedar menjadi juri tersebut, pada tahun 1988 God Bless akhirnya melahirkan album come back Semut Hitam yang meledak di pasaran waktu itu, dengan hitsnya seperti Rumah Kita, Semut Hitam, atau Kehidupan. Secara penjualan, album Semut Hitam ini adalah album God Bless paling laris. Di album ini, terjadi lagi perubahan konsep musik God Bless. Dari yang tadinya lebih bernuansa rock progresif secara drastis berubah menjadi sedikit lebih keras dengan adanya pengaruh musik hard rock dan heavy metal, disamping unsur komersil untuk mempertimbangkan selera pasar. Pun demikian, kwalitas musiknya masih tetap kental dipertahankan. Album ini juga menjadi inspirasi anak muda agar dapat terus berkarya dalam bidang musik rock. Namun, setelah album Semut Hitam keluar, Ian Antono menyatakan keluar dari formasi God Bless Posisinya kemudian digantikan oleh gitaris muda berbakat, Eet Sjahranie. Setelah masuknya Eet Sjahranie, pada tahun 1989 dirilislah album berjudul Raksasa dengan hits Menjilat Matahari, Maret 1989, atau Misteri. Eet Sjahranie berhasil me-refresh sound gitar Ian Antono dan menjadikan God Bless lebih agresif. Ian Antono sendiri, setelah keluar dari God Bless terhitung sukses merintis karier solo sebagai pencipta lagu, aranjer dan produser.
Pada sekitar tahun 1980-an, salah satu promotor rock asal Surabaya, Log Zhelebour mulai gencar mementaskan festival rock di Indonesia, dan mulailah membangunkan God Bless dari "tidur panjangnya" dengan menjadikan lagu-lagu God Bless sebagai lagu "wajib" juga personilnya menjadi juri di festival yang akhirnya banyak melahirkan band-band rock di Indonesia, seperti Grass Rock, Elpamas, sampai Slank.
Dari sekedar menjadi juri tersebut, pada tahun 1988 God Bless akhirnya melahirkan album come back Semut Hitam yang meledak di pasaran waktu itu, dengan hitsnya seperti Rumah Kita, Semut Hitam, atau Kehidupan. Secara penjualan, album Semut Hitam ini adalah album God Bless paling laris. Di album ini, terjadi lagi perubahan konsep musik God Bless. Dari yang tadinya lebih bernuansa rock progresif secara drastis berubah menjadi sedikit lebih keras dengan adanya pengaruh musik hard rock dan heavy metal, disamping unsur komersil untuk mempertimbangkan selera pasar. Pun demikian, kwalitas musiknya masih tetap kental dipertahankan. Album ini juga menjadi inspirasi anak muda agar dapat terus berkarya dalam bidang musik rock. Namun, setelah album Semut Hitam keluar, Ian Antono menyatakan keluar dari formasi God Bless Posisinya kemudian digantikan oleh gitaris muda berbakat, Eet Sjahranie. Setelah masuknya Eet Sjahranie, pada tahun 1989 dirilislah album berjudul Raksasa dengan hits Menjilat Matahari, Maret 1989, atau Misteri. Eet Sjahranie berhasil me-refresh sound gitar Ian Antono dan menjadikan God Bless lebih agresif. Ian Antono sendiri, setelah keluar dari God Bless terhitung sukses merintis karier solo sebagai pencipta lagu, aranjer dan produser.
Era 90-an
Setelah melewati masa vakum yang cukup panjang, tahun 1997, para personel God Bless, termasuk Eet Sjahranie dan Ian Antono kembali berkumpul. 'Workshop' yang mereka gelar di kawasan Puncak, menghasilkan sebuah album berjudul Apa Kabar. Namun reuni ini tidak berlangsung lama karena Eet secara resmi mengundurkan diri dari formasi God Bless dan konsentrasi untuk bandnya sendiri, Edane yang sejak tahun 1992 sudah merilis album perdananya, The Beast.
Walau tidak banyak merilis album, God Bless, dianggap merupakan legenda grup musik rock Indonesia karena dianggap sebagai pelopor yang memiliki kualitas bermusik tinggi. Sepanjang perjalanannya, grup ini mengalami 15 kali lebih pergantian personil yang disebut sebagai 'formasi', dan saat ini tinggal Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), dan Donny Fattah Gagola (bass) yang masih dapat dikatakan sebagai personil aktif grup.
Era 2000-an
Pada Februari 2009 lalu, mereka tampil di acara Kick Andy di Metro TV dengan 5 orang personil, yaitu Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Donny Fattah (bass), Yaya Moektio (drum) dan Abadi Soesman (kibor). Mereka menyatakan akan mengeluarkan album baru dalam waktu dekat ini. Dan tepat pada awal Mei 2009, God Bless akhirnya mengeluarkan album terbarunya yang berjudul 36th.
Pada Februari 2009 lalu, mereka tampil di acara Kick Andy di Metro TV dengan 5 orang personil, yaitu Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (gitar), Donny Fattah (bass), Yaya Moektio (drum) dan Abadi Soesman (kibor). Mereka menyatakan akan mengeluarkan album baru dalam waktu dekat ini. Dan tepat pada awal Mei 2009, God Bless akhirnya mengeluarkan album terbarunya yang berjudul 36th.
Album
01. GOD BLESS - God Bless (1975)
File Size 40 MB | Download
02. GOD BLESS - Cermin (1980)
File Size 46 MB | Download
03. GOD BLESS - Semut Hitam (1988)
File Size 41 MB | Download
04. GOD BLESS - Raksasa (1989)
File Size 42 MB | Download
05. GOD BLESS - Apa Kabar (1997)
File Size 45 MB | Download
06. GOD BLESS - God Bless 36 (2009)
File Size 53 MB | Download
Password Rar : DIAZBOX
Kompilasi
1. 1990 - The Story of God Bless - Download
2. 1992 - 18 Greatest Hits of God Bless - Download
Sungguh hebat GOOD BLESS, sekarang diIndonesia jarang band seperti GOOD BLESS...
Terimakasih sobat sudah jalan-jalan keblog Diaz... semoga artikel tentang GOOD BLESS bisa bermanfaat.
"KEEP ROCK'IN"
Label:
Musik
SAS Band
Posted by Unknown
Posted on 05.43
with 5 comments
Kali ini Diaz mo posting SAS band rock yang melegenda. Puncak dari keretakan AKA terjadi ketika 7 Agustus 1975, Ucok meresmikan
grup barunya di Jakarta dengan nama Ucok and His Gangs (Uhisga), yang
bergerak dalam pertunjukan musik, model, dan tari. Ucok semakin sibuk
dengan fashion show, nyanyi, dan tari. Ia pun mulai berubah. Lebih
glamour dan tidak seperti ketika dirinya menjadi vokalis AKA.
Sunatha,
Arthur, dan Syech Abidin akhirnya memutuskan untuk mendepak Ucok dari
AKA dan mengganti nama AKA menjadi SAS (Sunatha Tanjung, Arthur Kaunang,
Syech Abidin) pada akhir Desember 1975. Kiprah SAS ternyata tak
mengecewakan. Hanya dua pekan sejak mereka membentuk SAS, mereka
mendapat acungan jempol dari 15 ribu penonton di Taman Ria Monas
Jakarta.
Satu bulan berikutnya SAS tampil dalam acara bertajuk Duel
Hard Rock 76 di Istora Senayan dengan grup rock papan atas Indonesia
Giant Step, asal Bandung. Sejak itu, nama SAS yang lebih mengutamakan
kekompakan ketiga personilnya, mulai mencuat.
SAS pun ternyata
berhasil ketika mereka memasuki dunia rekaman. Album perdana mereka Baby
Rock sukses dipasaran. Bahkan lagu Baby Rock ini sempat masuk anak
tangga radio Australia, mengikuti jejak lagu mereka terdahulu semasa di
AKA, Crazy Joe.
Kelebihan SAS saat itu dibandingkan band-band rock
lainnya, berani menampilkan lirik berbahasa Inggris. Kematangan mereka
dalam bermusik baik di panggung maupun dipanggung semasa di AKA dulu,
membuat album terakhir SAS yang berjudul Metal Baja/Suminah dijadikan
sebagai 'masterpiece' musik rock Indonesia.
Seiring dengan
popularitas SAS, Ucok pun tak mau kalah. Gagal dengan Uhisga nya, Ucok
duet bareng dengan Ahmad Albar dalam 'Duo Kribo'. Melejitnya lagu
'Neraka Jahanam', membawa berkah bagi Ucok dan pasangannya Ahmad Albar.
Kembali para pecinta musik rock pun seolah tersentak dengan kehadiran
album ini, dengan mengandalkan aransemen musiknya oleh Ian Antono
(gitaris God Bless). Nama Ucok AKA Harahap pun kembali dikenang lagi
sebagai sosok yang fenomenal dalam musik rock. Memang, Ucok, merupakan
sosok yang tidak pernah terlepas dari sumber -pemberitaan bagi media
massa.
Selain aktif dengan 'Duo Kribo'nya, ia juga mulai merambah
layar lebar sebagai pemain dengan peran-peran antagonis. Dalam film
layar lebar bahkan ia sempat beradu akting dengan si Raja Dangdut Rhoma
Irama dalam Film Darah Muda. Gagasannya untuk memadukan musisi rock dan
jazz dalam satu grup yang dinamakannya Choksvanka merupakan ambisinya
yang paling kreatif sejak lama. Namun, ide ini terealisir beberapa tahun
kemudian dengan membentuk grup rekaman THE YUKAS, dengan menggandeng
musisi jazz Jopie Item, Karim Suweileh, dan menghasilkan satu album yang
berjudul 'Jalan-Jalan', yang menampilkan nomor-nomor lagu pop
sederhana.
Namun, selaras dengan perkembangan musik rock
Indonesia, keinginan para personil AKA untuk sekedar bernostalgia dalam
dunia rekam membuahkan satu album yang berjudul 'Puber Kedua' (1997).
Beberapa nomor hits mereka semasa di AKA dirilis kembali dengan tambahan
satu lagu baru Puber Kedua yang aransemennya justru dibuat Ian Antono.
Namun,
keinginan untuk mengembalikan nama AKA pun pupus ketika Ucok membentuk
band baru bernama Warrock. Sayangnya, upaya Ucok untuk mengembalikan
kejayaannya tak berhasil. Dalam salah satu pentas di Stadion Siliwangi
Bandung, Ucok yang menampilkan atraksinya dipanggung justru disambut
dingin oleh penonton. Malah SAS yang juga tampil di panggung itu malah
mendapat aplaus yang cukup meriah.
SAS mulai mengurangi aksi
panggungnya memasuki dekade tahun 90 an. Faktor usia membuat ketiga
personil ini memilih kesibukan yang lain. Meski demikian, Arthur Kaunang
masih sempat berkolaborasi dengan beberapa musisi seangkatannya mengisi
pentas acara musik rock di beberapa pertunjukkan di Jakarta, selain
sempat menjadi seorang produser merangkap penata musik untuk penyanyi
jazz & blues Endi Xirang di tahun 2003. Namun, beberapa tahun
terakhir ia lebih mendalami musik-musik rohani sebagai pengabdiannya
bermusik.
Menurut pengakuan Syech Abidin, sebenarnya baik AKA maupun SAS ini belum bubar. Tetapi, niat untuk menghidupkan kembali grup-grup
yang telah membawa mereka menjadi orang 'terkenal' di Tanah Air masih
belum kelihatan. Apalagi, mengingat Sunatha Tanjung sudah tidak mau
bermain musik lagi dan lebih mendalami masalah kerohanian sebagai
pendeta. Termasuk Syech Abidin, yang mengaku sudah lupa dan malah hampir
tidak pernah bersentuhan dengan dunia musik lagi beberapa tahun
terakhir.
(Republika 7 & 14 Agustus 2006)
SAS Group :
- Syech Abidin : Drum
- Arthur Kaunang : Bass
- Sunatha Tanjung : Guitar
- Syech Abidin : Drum
- Arthur Kaunang : Bass
- Sunatha Tanjung : Guitar
01. SAS - Sampai Bertemu Lagi - Download
02. SAS - Silau Duniawi - Download
03. SAS - Kau dan aku - Download
04. SAS - Pencuri Hati - Download
05. SAS - Malam Pertama - Download
06. SAS - Jumpa Lagi - Download
07. SAS - Perempuan Malam - Download
08. SAS - Jika nanti kau panggil nama ku - Download
09. SAS - Baby Rock - Download
10. SAS - Larantuka - Download
11. SAS - Sansekerta - Download
12. SAS - After Midnight - Download
13. SAS - Kasmaran - Download
14. SAS - Badai - Download
15. SAS - Suminah - Download
16. SAS - Kepadamu - Download
17. SAS - Bunuh Diri/Sam Pek Eng Tay - Download
18. SAS - Metal Baja - Download
Khusus untuk Album Metal Baja [1993] Diaz punya koleksi full albumnya kalau anda tertarik silahkan download:
SIZE 47.3 MB
Via box.com
Okeh... selamat bernostalgia bersama SAS band, terimakasih sudah berkunjung diblog Diaz, semoga bermanfaat.
Label:
Musik











.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)



.jpg)
.jpg)

.jpg)
.jpg)


